Berita Terkini

557

RAKOR BERSAMA DENGAN DINAS/OPD, BAHAS DUKUNGAN DAN FASILITASI PEMERINTAH DAERAH DALAM TAHAPAN PENYELENGGARAAN PEMILU 2024.

Tulungagung (kab-tulungagung.kpu.go.id) Divisi Sosdiklih, Partisipasi, dan SDM bersama dengan Divisi Hukum dan Pengawasan hadir dalam acara Rapat Koordinasi Fasilitasi dan Dukungan Pemeritah Daerah dalam tahapan penylenggaraan Pemilu Tahun 2024 bersama dengan Dinas/OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Rabu, (1/2/2023) bertempat di ruang rapat Bappeda Kabupaten Tulungagung. Sesuai dengan surat undangan dari Bappeda nomor 005/0478/44.02/2023 perihal undangan, Kegiatan rakor ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Kemendagri Nomor : 900.1.9/9095/SJ perihal Dukungan dan Fasilitasi Pemerintah Daerah Dalam Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2024, serta memperhatikan surat Ketua Komisi Pemilihan Umum Nomor 1164/PP.04-SD/04/2022 Tanggal 18 November 2022 Perihal Dukungan Fasilitasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam Pembentukan Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilu Tahun 2024. Memperhatikan surat dari Kemendagri tersebut, diminta kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota agar memberikan dukungan sebagai berikut,1) Fasilitasi penyediaan sarana dan prasarana untuk Sekretariat PPK dan PPS untuk mendukung tahapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 yang berada di lingkungan kecamatan dan/atau kelurahan/desa. 2). Penugasan personil pada Pemerintah Daerah sebagai Sekretariat PPK dan PPS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang akan  dilakukan pembentukan untuk Sekretariat PPK dibentuk paling lambat tanggal 10 Januari 2023 dan untuk Sekretariat PPS dibentuk paling lambat tanggal 24 Januari 2023. 3). Pemberian izin bagi ASN di Pemerintah Daerah untuk mendaftar sebagai PPK, PPS, KPPS, dan Pantarlih, khususnya dalam hal ketidaktersediaan pendaftar dari masyarakat umum yang memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas yang berada di daerah tertinggal, terluar dan terdepan. 4). Penugasan personil Satlinmas untuk penyelenggaraan ketentraman, ketertiban, dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat selama masa tahapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. 5). Fasilitasi pemeriksaan kesehatan dan penertiban surat keterangan sehat jasmani dan rohani pada rumah sakit milik Pemerintah/Pemeritah Daerah, Puskesmas, dan Puskesmas Pembantu atau sebutan lainnya sebagaimana pemenuhan persyaratan administrasi sebagai Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilu Tahun 2024. 6). Dukungan sosialisasi kepada masyarakat dalam pembentukan Badan Ad Hoc untuk penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 serta Tahapan Pemilu lainnya. “ kami menyambut baik respon dari pemeritah daerah kabupaten tulungagung khususnya undangan Rakor pada hari ini, menunjukan ada nya koordinasi dan kolaborasi yang baik antara peyelenggara pemilu dengan pemerintah daerah “, tutur amarodin,Divisi Sosdiklih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Tulungagung, yang hadir dalam acara tersebut. Tadi sudah disampaikan dalam acara rakor, terkait fasiltasi pemerintah daerah Dalam Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2024 khususnya di Kabupaten Tulungagung, dan sampai dengan saat ini Tahapan pendaftaran Pantarlih yang masih berjalan, tahapan badan ad hoc sudah selesai pembentukan PPK dan PPS, dan sekarang sudah mulai menempati di wilayah masing – masing, untuk PPK sudah menempati di kator Kecamatan dan untuk PPS sudah menempati kantor PPS desa/kelurahan masing – masing, dan kami selaku wakil dari KPU Kabupaten Tulungagung mengucapkan terimas kasih kepada bapak Bupati ( camat) yang sudah memberikan fasilitas ruangan untuk PPK dan PPS, tentunya harapan kami nanti  akan di bantu juga terkait dukungan peronil yang kami butuhkan untuk mengisi staf sekrtariat PPK dan PPS. Selain dukungan personil, menurut Agus Safei, Divisi Hukum dan Pengawasan yang juga ikut hadir dalam acara rakor tersebut menambahakan bahwa perlu adanya dukungan sarana dan prasana penunjang kegaiatan di kantor seperti Komputer, Printer/scanner  dan jaringan  internet juga sangat kami butuhkan demi kelancaran tahapan pemilu 2024 “, terang Agus. (if4).  


Selengkapnya
107

TERJUNKAN TIM MONITORING ,PANTAU PENDAFTARAN PANTARLIH PADA HARI TERKAHIR

Tulungagung (kab-tulungagung.kpu.go.id)  Pada hari terakhir pendaftaran Pantarlih Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung menerjunkan Tim Monitoring pendaftaran Pantarlih yang terdiri dari Komisioner dan Seluruh Sekretariat KPU Kabupaten Tulungagung, Selasa, (31/01/2023). Kegiatan monitoring pendaftaran Pantarlih ini di lakukan dalam upaya untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pendaftar Pantarlih di PPS masing – masing Desa/Kelurahan, “ hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran Pantarlih, untuk itu kami terjunkan 5 (lima) Tim monitoring yang terdiri dari Komisioner dan Staf Sekretariat, untuk memantau perkembangan progress pendaftar dari setiap PPS, dan hari ini juga akan kami minta PPK untuk melaporkan hasilnya pada setiap PPS diwilayah kerja masing – masing “, ucap Amarodin, (Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM), Amar menambahkan bahwa nantinya akan di sampling PPS Desa/Kelurahan mana saja yang akan dimonitoring, dan tentunya dengan didampingi oleh PPK di wilayah masing – masing, ada beberapa yang harus di pantau dalam pelaksanaan monitoring kali ini, yaitu memastikan kecukupan jumlah pendaftar sesuai dengan TPS masing – masing Desa/Kelurahan, sekaligus memantau apakah ada TPS yang belum ada pendaftarnya atau pendaftar melebihi dari kebutuhan yang telah ditentukan, semua harus dikerjakan dengan tepat waktu. Sekretaris KPU Kabupaten Tulungagung, Hendri Afrianto, S.TP. menjelaskan bahwa dirinya sudah menindaklanjuti dengan membuatkan surat tugas bagi staf sekretariat untuk mendampingi Komisioner untuk menyiapkan administrasi yang diperlukan dalam kegiatan monitoring tersebut, seperti menyiapkan SPD, lembar konfirmasi dan juga laporan hasil monitoring “ saya berharap semua staf sekretariat yang ditugasi bisa melaksanakan dengan baik dengan penuh tanggung jawab, dan jangan lupa selesai melaksanakan monitoring segera buat laporannya “, terang Hendri. Dari hasil pantauan monitoring yang sudah di laksanakan di hari akhir pendataran dapat diperoleh data rekapitulasi jumlah pendaftar Pantarlih sebanyak 4.084 pendaftar pantarlih yang tersebar di 3.700 TPS yang ada di seluruh Kabupaten Tulungagung, dengan kesimpulan semua TPS terpenuhi jumlah pendaftarnya dan bahkan ada yang lebih dari dua pendaftar pada setiap TPS. (if4).  


Selengkapnya
144

PERSIAPAN PELANTIKAN PPS, KPU TULUNGAGUNG GELAR RAKOR BERSAMA KETUA PPK

Tulungagung (kab-tulungagung.kpu.go.id) Pastikan pelaksanaan acara pelantikan PPS berjalan dengan lancar, sekretaris KPU Tulungagung pimpin apel di lokasi pelantikan PPS, diikuti oleh seluruh Staf Sekretariat KPU Kabupaten Tulungagung dan anggota PPK petugas daftar hadir. Persiapan yang maksimal perlu dilakukan bagi setiap penyelenggara iven acara, begitu juga KPU Kabupaten Tulungagung dalam mempersiapkan gelaran acara pelantikan PPS se Kabupaten Tulungagung tentu menjadi perhatian besar bagi panitia peyelenggara. Dengan banyaknya tamu undangan yang lebih dari 1.000 undangan yang mewajibkan bagi peserta untuk berkerja mempersiapkan secara ekstra agar pelaksanaan berjalan sesuai dengan rencanan dan tidak ada permasalahan yang timbul, hal itu disampaikan oleh Hendri Afrianto, Sekretaris KPU Kabupaten Tulungagung selaku penaggung jawab. Persiapan menghadapi acara pelantikan Calon Paniti Pemungutan Suara (PPS)  untuk pemilihan umum tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung Senin (23/01/2023) mengadakan Rapat Koordinasi dengan ketua PPK se Kabupaten Tulungagung. Hadir dalam acara tersebut Ketua beserta Anggota KPU Kabupaten Tulungagung, Ketua Bawaslu, Sekretaris KPU Kabupaten Tulungagung berserta Kasubag, Bertempat di ruang Media center KPU Tulungagung. Sebagai agenda utama rakor tersebut membahas persiapan pelaksanaan pelantikan  calon panitia pemungutan suara (PPS), dan sesuai dengan jadwal bahwa pelantikan calon PPS ini dilaksanakan tanggal 24 Januari 2023 yang akan dilaksanakan di Crown Victoria Hotel Tulungagung. Selain mengundang ketua PPK acara rakor pada hari ini juga menghadirkan 10 (sepuluh) orang anggota PPK perempuan yang akan di gunakan membantu panitia sebagai petugas daftar hadir. Sekretaris KPU Tulungagung, Hendri Afrianto, dalam memaparkan kesiapan pelaksanaan pelantikan kepada peserta rakor, dengan mengecek sesuai dengan yang dituangkan dalam susunan panitia, satu persatu menjelaskan kesiapan yang sudah di persiapkan, dengan kesimpulan Hendri menjelaskan bahwa persiapan menghadapi  acara pelantikan PPS sudah 90% ready saja dan hari ini kami matangkan dengan mengundang ketua PPK dan  10 orang anggota PPK yang diperbantukan menjadi petugas daftar hadir, “  persiapan pelantikan besok hari selasa, (24/01/2023) sudah 90% semua siap, mulai dengan lay out acara, undangan peserta, perlengkapan dan sarana prasarana “, terang Hendri. Dengan banyaknya jumlah undangan yang akan hadir pada acara pelantikan besok kurang lebih 1.021 undangan, di butuhkan jumlah personil yang banyak pula, hal ini dimaksutkan agar seluruh pelaksanaan pelantikan berjalan dengan lancar  sesuai yang direncanakan dan tidak ada halangan baik dari sisi penyelenggara maupun peserta yang  hadir, jadi harus dipersiapan dengan matang, Hendri menambahkan. (if4).


Selengkapnya
381

KETUA KPU KABUPATEN TULUNGAGUNG LANTIK 813 ANGGOTA PPS PEMILU 2024

Tulungagung (kab-tulungagung.kpu.go.id) KPU Kabupaten Tulungagung melantik sebanyak 813 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Umum serentak Tahun 2024, Bertempat di Crown Victoria Hotel Tulungagung, Selasa,(24/01/2024). Pelantikan dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Tulungagung, Susanah dan disaksikan para Komisioner KPU lainnya, turut hadir Bpk Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo.M.M, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Tulungagung, OPD terkait, Ketua Bawaslu, Camat se-Tulungagung, Lurah/ Kades, Ketua PPK se Kabupaten Tulungagung serta undangan lainnya. Ketua KPU Tulungagung Susanah menyampaikan, seluruh anggota PPS yang terlantik pada hari ini sebelumnya telah melalui proses rekruitmen yang panjang, mulai dari administrasi, seleksi tes tertulis, hingga tes wawancara pengetahuan kepemiluan. Dari serangkaian proses itu, KPU akhirnya menetapkan 813 anggota PPS se-Kabupaten Tulungagung dan akan ditempatkan di desa/ kelurahan yang ada di Kabupaten Tulungagung “Selamat kepada kawan-kawan PPS terlantik hari ini, ingat sumpah janji yang kawan-kawan ucapkan hari ini akan saya tagih di pelaksanaannya,” ucapnya. Dikatakannya, para anggota PPS yang sudah dilantik akan langsung bekerja, diantaranya bertugas membantu KPU dalam melakukan verifikasi dukungan calon anggota DPD. Untuk itu, dirinya meminta para anggota PPS ini dapat bekerja secara profesional dan menjaga netralitas dalam menjalankan tugas. “Hari ini sedang berjalan tahapan pencalonan DPD, dapat kami beritahukan bahwa ada 20 calon DPD se-Jawa Timur yang 17 calon, 1 orang tidak mempunyai dukungan dan 16 (enam belas) calon punya dukungan di Kabupaten Tulungagung,Terkait sehingga saat ini kami sedang melakukan verifikasi administrasi dengan jumlah dukungan keseluruhan 2.131 dukungan tersebar di 16 (enam belas) kecamatan di Kabupaten Tulungagung, terkait dukungan tersebut dan Insya Allah akan ada verifikasi faktual juga kemudian akan ditetapkan sebagai calon DPD di bulan April mendatang,” kata Susanah. Menurutnya, PPS merupakan bagian dari KPU yang bertugas menyelenggarakan Pemilu 2024 di Tulungagung khususnya, bisa sukses sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan jika semua bekerja dengan baik, saling support dan saling bersinergi. “Saya harap setelah pelantikan, anggota PPS segera menguatkan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama dengan stakeholder terkait seperti lurah, kades. Jika ada yang menunda-nunda berarti tidak sesuai dengan prinsip kita kerja efektif efisien. Karena tahapan pemilu dapat dilaksanakan dengan baik ketika dilakukan kerjasama yang solid dan kolaborasi dengan semua pihak,” tuturnya. Setelah dilantik dan mengucapkan sumpah / janji, para anggota PPS menandatangani berita acara dan fakta integritas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Susanah berharap anggota PPS yang sudah dilantik ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik serta menjaga integritas sebagai anggota PPS dan menjaga amanah sebagai penyelenggara pemilu yang independen. “Nanti kita lihat apakah sudah sesuai dengan kerjanya, kalau tidak sesuai ada tiga orang pengganti yang siap menggantikan, oleh sebab itulah kenapa kita umumkan 6 (enam) besar bukan 3 (tiga). 3 terpilih dan 3 orang pengganti,” ujarnya. “Hal itu dengan tujuan, kalau ternyata kawan-kawan PPS terlantik hari ini tidak menjalankan sesuai dengan amanah yang sudah diberikan maka akan ada sanksi sebagaimana yang sudah ada dalam fakta integritas. Antara lain, sangsi administrasi, sangsi moral bahkan ada sangsi sesuai dengan hukum perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya. Masih menurut Susanah, KPU dalam rekrutmen anggota PPS didominasi kaum muda dengan harapan kaum muda ini sangat mampu secara teknologi informasi . “Yang tak kalah penting dengan pemanfaatan teknologi informasi akan membantu kerja-kerja KPU dalam rangka mensukseskan tahapan Pemilu ke depan, karena sudah sesuai dengan apa tujuan atau inovasi dari KPU bahwa, ke depan ini memang akan cenderung dibantu atau lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi. (if4).


Selengkapnya
290

PEMBENTUKAN PANTARLIH DAN MUTARLIH MENJADI TOPIK UTAMA ENERGI PAGI RADIO TALK SHOW PERKASA FM

Tulungagung (kab-tulungagung.kpu.go.id) “Assalamualaikum, hallo selamat pagi seluruh kawan Perkasa dimanapun berada…hadir kembali dalam Energi Pagi Perkasa FM “Nyalakan Energi Maju..” sapa Host senior Neneng Cahya pada Rabu pagi (25/01/2022). Topik yang diusung KPU Kabupaten Tulungagung pagi ini “Pendaftaran Petugas Pemutakhiran Data pemilih (PANTARLIH) dan Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) dengan menghadirkan dua Narasumber Kordiv Sosdiklih Parmas dan SDM, Much. Amarodin, M.H.I dan Safari Hasan, MMRS Kordiv Perencanaan Dara dan Informasi KPU Kabupaten Tulungagung On Air di 96,6 Perkasa FM . “Pasca kemarin pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) nih Pak Amar, Pak Safari, tahapan apa yang selanjutnya akan dilakukan KPU Kabupaten Tulungagung?” tanya Neneng awali perbincangan. “Baik mbak Neneng…(sapa amar) dalam rangka tahapan Pemilu tahun 2024, setelah pelantikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) adalah Pendaftaran Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PANTARLIH), kedepan pembentukan PANTARLIH ini dilakukan oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara) di wilayah Desa/keluraham masing - masing yang sudah kemarin kemarin baru dilantik”, ucap Amar awali topik pagi ini. Amar menjelaskan bahwa Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022 tentang pembentukan dan  tata kerja Badan Adhoc penyelenggara pemilihan umum dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur , Bupati dan Wakil Bupati, dan Walikota dan Wakil Walikota , Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau yang biasa disebut Pantarlih diangkat oleh PPS atas nama KPU Kabupaten/Kota. Menurut amar, nantinya Sesuai dengan Keputusan KPU nomor 534 Tahun 2022 tentang perubahan atas Keputusan KPU Nomor 476 Tahun 2022  pelaksanaan seleksi penerimaan Pantarlih dilaksanakan secara terbuka dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas, dan kemandirian calon Pantarlih. “sesuai jadwal pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di mulai pada tanggal 26 januari 2023 sampai dengan 6 Februari 2023, sedangkan masa kerja petugas pemutakhiran  data pemilih (Pantarlih)       1(satu) bulan dimulai tanggal 6 Februari 2023 sampai dengan 15 Maret 2023 “, terang amar. Nantinya seluruh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) ini akan ditempatkan pada setiapTPS 1 (satu) orang dengan total perkiraan TPS sebanyak 3.766 TPS di Tulungagung, “Dengan syarat pendaftar sebagai Pantarlih adalah warga yang domisili di daerah sekitar wilayah kerja/TPS dan syarat usia 17 tahun, tidak termasuk dalam anggota partai politik, dan disabilitas juga bisa ikut menjadi Pantarlih asal mampu”, tambah Amar. Berlanjut seputar pembentukan Pantarlih, “nah, setelah kita dengar penjelasan dari Pak Amar terkait rekruitmen Pantarlih nih, sekarang apa dan bagaimana Pantarlih ini kedepan dalam menjalankan tugasnya?”,  tanya Neneng.   Safari Hasan mengatakan sebelum dibentuk Pantarlih, KPU Kabupaten Tulungagung tetap melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, adapun nantinya akan dibentuk Petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih), “Pantarlih nanti akan kami terjun ke lapangan tugasnya nya door to door, mencatat ketika ada info terbaru misal, perubahan data domisili, atau menghapus data,  misal yang bersangkutan meninggal dunia, memverifikasi saja di lapangan agar mendapatkan data yang benar-benar valid, nantinya setiap rumah akan diberi sticker dan data tersebut akan terkoneksi dalam Sidalih”, terang Safari.  “Yang terpenting selalu koordinasi dengan KPU, PPK, PPS hingga stakeholder terkait agar selalu dapat mengupdate Sidalih”, tambahnya. Pantarlih itu sendiri merupakan ujung tombak KPU dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. Oleh karena itu Pantarlih sangat penting perannya dalam proses penyusunan daftar pemilih. Karena strategisnya peran Pantarlih ini, baik dan buruknya DPT Pemilu 2024 sangat bergantung kepada kinerja Pantarlih di lapangan. Jika Pantarlih bekerja secara optimal dalam proses verifikasi, maka DPT Pemilu 2024 diharapkan akan jauh lebih akurat dan berkualitas. Tak terasa satu jam talkshow energi pagi sudah masuk dalam sesi closing statement. Amarodin memberikan closing statement untuk seluruh masyarakat Tulungagung untuk dapat bergabung dengan KPU untuk menjadi salah satu petugas Pantarlih, “rekrutmen Pantarlih ini saya harap bisa menjadi kesempatan teman-teman semua agar Kabupaten Tulungagung sukses pada Pemilu 2024 mendatang”, tutup Amar.  Gayung bersambut, Safari juga sampaikan closing statement untuk selutuh kawan Perkasa pagi ini, “saya sampaikan untuk seluruh kawan Perkasa, bahwa setelah ini akan ada petugas Pantarlih yang akan berkunjung ke rumah Bapak dan Ibu semuanya, sambut dengan gembira kehadiran Pantarlih di rumah Bapak dan Ibu, saya mohon untuk diberikan informasi yang sebenar-benarnya, untuk memutahirkan data pemilih yang akurat”, kata Safari. (if4)


Selengkapnya
59

KETUA KPU TULUNGAGUNG HADIRI WEBINAR PARTISIPASI ORMAS DALAM PENDIDIKAN PEMILIH CERDAS

Tulungagung (kab-tulungagung.kpu.go.id) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung Rabu, (25/01/2023) hadir dalam acara video conference webinar Partisipasi Organisasi Kemasyarakatan  dalam pendidikan pemilih cerdas untuk mewujutkan Pemilu berkualitas  tahun 2023, Ketua KPU Tulungagung, Susanah hadir bersama dengan  Staf Ahlli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kaban Kesbangpol, Kadiskominfo, Kabag Pemerintahan, dan Ketua Bawaslu Tulungagung. Bertempat di ruang Nanawida kantor Bupati Tulungagung. Menghadirkan 5 (lima) orang nara sumber diantaranya Dari Komisioner KPU RI, Afifudin, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Lemhanas, PP Muhamadiyah, dan PBNU. Kegiatan vidcon yang di inisiasi oleh Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum ini tentu sangat baik sekali, dimana semakin menegaskan bahwa kpu mendapat dukungan yang luar biasa dari ormas ormas besar di Indonesia. Semua pimpinan ormas sepakat bahwa pemilu adalah sarana kedaulatan dan kemakmuran rakyat. Komisioner KPU divisi Hukum Afiudin mengatakan bahwa pemilu adalah salah satu cara untuk memilih pemimpin sebagai sarana integrasi bangsa, dimana peran ormas sangatlah penting. Ormas berperan melakukan pendidikan politik bagi rakyat agar menjadi pemilih cerdas. Pemilih cerdas adalah pemilih yang tidak hanya melihat identitas dari calonnya, tp juga track recordnya. (if4)  


Selengkapnya