BAKOHUMAS KPU LAKUKAN SILATURAHMI DAN KOORDINASI DENGAN LAPAS KELAS IIB
Tulungagung (kpu-tulungagungkab.go.id) — Bakohumas KPU Kabupaten Tulungagung kembali melakukan kegiatan silaturahmi dan koordinasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB menjadi upaya dalam membahas penyusunan Data Pemilih Tetap (DPT) bagi warga binaan, yang dilaksanakan di ruang Kepala Lapas Kelas IIB pada Senin (7/04/2026). Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB. Kegiatan ini berlangsung di ruang Kepala Lapas dan dihadiri oleh Komisioner KPU bersama Kepala Lapas beserta jajaran staf. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi terkait penyusunan data pemilih tetap (DPT), khususnya bagi warga binaan yang berada di lingkungan Lapas. Dimana dalam setiap pelaksanaan tahapan pemilu maupun pilkada data warga binaan di Lapas kelas 2b banyak terjadi mutasi keluar masuk tentunya hal ini perlu penanganan secara khusus. Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak melakukan diskusi dan sharing informasi guna memastikan validitas data pemilih di Lapas dapat terakomodasi dengan baik. Hal ini menjadi penting mengingat Lapas termasuk salah satu lokasi yang memiliki potensi pemilih dalam setiap pelaksanaan pemilu. Komisioner KPU menyampaikan harapannya agar koordinasi yang telah terjalin dapat mendukung kelancaran proses demokrasi di lingkungan Lapas. “Kami berharap melalui koordinasi ini, pelaksanaan pemilu maupun pilkada di Lapas dapat berjalan dengan lancar serta hak pilih warga binaan tetap terpenuhi,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Lapas menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antarinstansi. “Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap silaturahmi serta koordinasi antara Lapas dan KPU dapat terus terjalin dengan baik ke depannya,” ungkapnya. Selama pelaksanaan kegiatan, tidak terdapat kendala yang berarti. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi berkelanjutan antara KPU dan pihak Lapas, khususnya dalam memastikan warga binaan tetap terdaftar sebagai pemilih pada pemilu maupun pilkada mendatang.(hel)
Selengkapnya