KAMU #Chapter 2 : Pemilu Tahun 1955, Pesta Rakyat Pertama di Indonesia
Tulungagung (kpu-tulungagungkab.go.id). Teman Pemilih, kini KPU Kabupaten Tulungagung kembali dengan KAMU dengan chapter terbaru yaitu chapter 2. Pada chapter kali ini, topik yang akan dibahas adalah sejarah pemilu tahun 1955. Pemilu tahun 1955 adalah pesta rakyat yang pertama kali diadakan di Indonesia. Dalam Pemilu tahun 1955 ini, dilakukan pemilihan untuk anggota DPR dan anggota Konstituante. Secara singkat, anggota konstituante adalah Lembaga yang ditugaskan untuk membuat undang undang baru untuk menggantikan UUDS 1950. Pada tahun 1955, pemilu ini diselenggarakan oleh mentri kehakiman dengan membentuk badan adhoc yang menjadi penanggung jawab penyelenggaraan pemilu. Badan penyelenggara pemilu tersebut terdiri dari : Panitia Pemilihan Indonesia (PPI) : Ditugaskan untuk mempersiapkan serta menyelenggarakan pemilihan Anggota Konstituante dan Anggota DPR. Keanggotaan PPI sekurang-kurangnya 5 orang dan sebanyak-banyaknya 9 orang, dengan masa kerja 4 tahun Panitia Pemilihan (PP) : Di setiap daerah pemilihan, dibentuk PP untuk membantu persiapan dan menyelenggarakan pemilihan anggota konstituante dan anggota DPR. Susunan keanggotaan sekurang-kurangnya 5 orang anggota dan sebanyak-banyaknya 7 orang anggota, dengan masa kerja 4 tahun Panitia Pemilihan Kabupaten (PPK) dibentuk pada tiap Kabupaten oleh Menteri Dalam Negeri yang bertugas membantu Panitia Pemilihan mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilihan anggota konstituante dan anggota DPR. Panitia Pemungutan Suara (PPS) dibentuk di setiap Kecamatan oleh Menteri Dalam Negeri dengan tugas mensahkan daftar pemilih, membantu persiapan pemilihan anggota Konstitusnte dan anggota DPR serta menyelenggarakan pemungutan suara. Keanggotaan PPS sekurang-kurangnya 5 orang anggota dan Camat karena jabatannya menjadi ketua PPS merangkap anggota. Wakil Ketua dan anggota diangkat dan diberhentikan oleh Panitia Pemilihan Kabupaten atas nama Menteri Dalam Negeri. Pemilu ini diikuti oleh lebih dari 30 partai politik dan juga lebih dari 100 daftar calon perorangan. Pemilu Tahun 1955 ini menghasilkan 514 kursi untuk anggota konstituante. 3 besar pemenang kursi konstituante adalah Partai Masyumi, Nahdatul Ulama (NU), serta Partai Nasional Indonesia (PNI) Pemilu tahun 1955 ini diadakan 10 tahun sejak Indonesia merdeka. Mungkin teman pemilih bertanya tanya, mengapa membutuhkan 10 tahun sejak Indonesia merdeka untuk melaksanakan Pemilu pertama. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa factor penting yaitu belum siapnya pemerintah yang baru terbentuk untuk melaksanakan pemilu serta keamanan negara yang masih belum kuat dikarenakan kondisi negara yang baru saja merdeka dan kemungkinan ancaman dari negara luar. Oleh karena itu, pada tahun 1955, pemilu diadakan setelah kondisi negara dianggap sudah kondusif untuk melakukan pemilihan. Pemilu tahun 1955 ini dapat dikatakan menjadi pemilu yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada yang ada di Indonesia. Hal ini dikarenakan Pemilu tahun 1955 ini merupakan Pemilu pertama yang dilaksanakan secara bersih. Bersih disini memiliki arti bahwa dalam pemilu ini, tidak ada yang namanya money politics.
Selengkapnya